Minggu, 06 November 2016

Nama             : Muhammad Taufiq Kurniawan
Kelas              : 3IA22
Mata Kuliah   : Desain Pemodelan Grafik
Nama Dosen  : Syefani Rahma Deski




Adobe Photoshop adalah salah satu program editor gambar buatan Adobe Systems yang di khususkan untuk pengeditan foto/gambar (retouch) dan pembuatan desain seperti brosur, poster, kartu nama, spanduk, digital painting dll  atau biasa di sebut dengan layer style. Program ini banyak di gunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan, photoshop selain memiliki fitur yang mudah untuk di pahami, photoshop juga memiliki beberapa unggulan fitur yang mampu bekerja maximal, hingga mensupport beberapa file, sehingga bagi anda seorang desain grafis, ini merupakan salah satu syarat jika anda ingin terjun ke dunia desain grafis, photoshop dengan segala fasilitasnya

Adobe Photoshop merupakan program editor gambar yang sangat di gemari, Photoshop Selain memiliki fitur yang mudah untuk di pahami, Hasil olah dengan Adobe Photoshop ini banyak dilihat di berbagai website, brosur, koran, majalah, dan media lainnya.

Photoshop mengkhususkan dirinya sebagai program lunak untuk mengedit gambar dalam format BITMAP (Lihat tulisan mengenai BITMAP VS VECTOR). Oleh karena itu Photoshop seringkali di gunakan oleh para fotografer karena foto adalah salah satu gambar dengan format BITMAP. Saat ini Photoshop merupakan perangkat lunak terbaik di kelasnya. Hampir’ tidak ada tandingannya.

Meskipun pada awalnya Photoshop di rancang untuk menyunting gambar untuk cetakan, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web atau biasa disebut Website.

Siapakah di balik tokoh penemu Adobe Photoshop? Pertanyaan itu harusnya ada dipikiran kita jika kita sering menggunakan aplikasi ini, Adobe Photoshop merupakan aplikasi editor berbasis bitmap yang dikembangkan oleh Thomas Knoll, Pada tahun 1987, mahasiswa PhD di Universitas Michigan.
Untuk lebih serius menggarap program tersebut, Thomas mengambil cuti studi 6 bulan dan mengajak John bekerjasama untuk menjual aplikasi ini secara lebih profesional. Dalam perjalannya mereka pernah ditolak dan program mereka dianggap tidak layak jual. Belajar dari kegagalnnya mereka terus mengembangkan program “Display” mereka sampai ditemukan metode inovatif yang belakangan dikenal sebagai ‘plug-ins’. Tepatnya sebuah fitur untuk menyelaraskan "tones", "hue & saturation", serta beberapa kontrol keseimbangan gambar lainnya.

1988: Photoshop 0.63


Photoshop pertamakali dibuat untuk perusahaan Mac pada awal tahun 1998 dengan icon berupa gambar mata hitam putih. Versi ini masih dalam tahap ujicoba sehingga belum digunakan secara umum. Welcome splash photoshop 0.63 ini masih sangat sederhana dan juga hitam putih (maklum baru dibuat).

Tool-tools yang digunakanpun masih sangat sedikit antara lain marquee Tool, Lasso Tool, Hand Tools, Erase Tool, Eyedropper Tool, Smudge Tool, Sharpen Tool, Blur Tool, dan Brush Tool. Lembar kerja versi pertama ini didominasi oleh warna abu-abu dan putih dengan menu yang jauh berbeda dengan sekarang.  


1989: Photoshop 0.87


Satu tahun setelah Photoshop yang pertama dibuat, muncullah  versi barunya yaitu Photoshop 0.87. Versi ini juga masih berupa alffa version sehingga belum dapat digunakan secara umum. Walaupun masih sangat sederhana, namun ada beberapa tambahan tool pada versi ini seperti quick selection dan stamp tool. Berikut tampilan welcome splash dan toolbox yang terdapat di photoshop 0.87.

Semakin bertambah hari semakin berkembang program mereka dan nama Dispaly digantikan menjadi ImagePro. Pada 1988 perusahaan scanner BarneyScan tertarik untuk membelinya sebagai software bawaan scanner. dan nama Photoshop pun lahir meski hanya terjual 200 copy.
makin berkembangnya program Photoshop menjadikan mereka berani untuk berkerja sama dengan Apple Computer Inc dan Adobe.  Pihak Adobe pun tertarik dan merilis Adobe Photoshop 1.0 pada bulan Februari 1990. Program itu berkapasitas sama dengan sekeping floppy disk (1,4 Mb) dan digunakan di OS Mac Pada tahun 1992 di luncurkanlah Adobe Photoshop Versi 2.5, yang pertama kalinya bisa dioperasikan ke Windows.  



1990: Adobe Photoshop 1.0.7


Pada tahun 1990 barulah Photoshop versi 1.0 dirilis untuk digunakan secara luas setelah bergabung dengan Adobe System sehingga namanya berubah menjadi Adobe Photoshop.  Walaupun tampilan tidak jauh berbeda dengan versi sebelumnya, akan tetapi tool yang disediakan sudah cukup banyak termasuk fitur shape, gradient, dsb. Versi ini baru bisa berjalan di MAC, belum bisa digunakan untuk Windows.


1991: Adobe Photoshop 2.0

Pada tahun berikutnya, Adobe Photoshop 2.0 dirilis dan mulai digunakan codename, Codename untuk versi 2 ini yaitu Fast Eddy. Di versi ini, Photoshop sudah mulai menggunakan warna, bisa dilihat dari logo dan welcome splashnya yang sudah berwarna, bukan hitam putih lagi. Sedangkan untuk support OS, lembar kerja, dan tools masih sama dngan versi sebelumnya.

1992: Adobe Photoshop 2.5

Pada November 1992, untuk pertamakalinya Adobe Photoshop dirilis untuk untuk dua OS yaitu Mac dengan codename Merlin dan Windows dengan codename Brimstone. Perubahan pada versi 2.5 ini antara lain pada Welcome Splash dan About screen yang selalu berubah dan juga telah mendukung 6 bit channel support. Toolbar dan workspacenya juga lebih rapi dari versi sebelumnya.

  

1994: Adobe Photoshop 3.0.4


Photoshop versi 3 dilincurkan pada september 1994. Pada versi inilah ditambahkan fitur yang menjadi khas dan senjata pamungkas Photoshop yaitu layer dan palet warna. Berikut adalah tampilan dari versi 3.0.



1996: Adobe Photoshop 4.0


Dua tahun kemudian, pada semptember 1996 Adobe kembali meluncurkan Adobe Photoshop versi 4 dengan codename Big Electric Cat. Perubahan pada versi ini adalah pada penambahan Action (macros) dan fitur Adjustment Layers.


1998: Adobe Photoshop 5.0


 Pada tahun 1998, Adobe kembali meluncurkan Adobe Photoshop 5 degan codename Strange Carqo. Penambahan fitur seperti History Pallet, Color Management, dan Magnetic Lasso. Dari segi tampilan, versi 5 ini masih belum jauh berbeda dengan versi sebelumnya.



1999: Adobe Photoshop 5.5


Walaupun dirilis tidak lama dari versi sebelumnya, namun versi 5.5 ini mengawali kejayaan Photoshop untuk web designer karena pada versi ini ada ditambahkan fitur Save for web, ImageReady (pendukung web desain) dan Extract. Codenamenya masih sama dengan versi 5.0 yaitu Strange Carqo.


2000: Adobe Photoshop 6.0


Photoshop 6.0 dirilis pada September 2000 dengan codename Venus in Furs. Tampilannya masih sama dengan versi-versi sebelumnya. Hanya ada penambahan beberapa fitur seperti Vector Shapes, Liquify (fitur pada Filter) dan Layer styles (Blending Options).


2002: Adobe Photoshop 7.0


Adobe merilis Photoshop 7.0 pada Maret 2002 kembali dengan codename Liquid Sky. Versi ini sudah dapat berjalan di tiga OS yaitu Windows, Mac OS “Classic” dan Mac OS X. Perubahan pada versi ini diantaranya yaitu tampilan yang lebih segar, text fully vectro, Healing brush dan painting engine yang baru.




2003: Adobe Photoshop CS1


Mulai versi ini, Adobe tidak lagi menamakan Adobe Photoshop 8 melainkan dengan sebutan CS1. CS merupakan singakatan dari Creative Suite, karena pada versi ini photoshop sudah diintegrasikan dengan aplikasi creative suite lainnya yang dibuat Adobe. Codename Photoshop CS1 adalah Dark Matter yang juga dapat dioperasikan pada Mac dan Windows.
Banyak fitur baru pada versi ini diantaranya adalah Camera RAW 2.x, Slice Tool, Shadow/Highlight, Lens Blur di menu Filter, Dokumen bisa sampai 300000 pixel dan masih banyak lagi.


2005: Adobe Photoshop CS2


Pada April 2005 Adobe merilis Adobe Photoshop CS2 dengan codename Space Monkey. Rilis kali ini uga memunculkan fitur-fitur baru diantaranya Camera RAW 3.x, Smart Objects, Image Warp, Spot healing brush, Red-Eye tool, Smart Sharpen dan Vanishing Point.
Adobe Photoshop CS2 dirilis untuk sistem operasi Mac OS X dan Windows 2000 / XP.

2007: Adobe Photoshop CS3


April 2007, Adobe merilis versi baru Photoshop dengan codename Red Pill. Photoshop CS3 ini memiliki tampilan yang elegant, dan berbeda dengan versi-versi sebelumnya. Disini Adobe membuatnya lebih minimalis dan lebih memprioritaskan workspace.
Fitur yang ditambahkan adalah Quick Select tool, Black-and-white conversion adjustment, Auto Align and Auto Blend, Mobile device graphic optimization dan masih banyak lagi. Untuk Photoshop CS3 dapat diinstall di sistem operasi Universal Mac OS X, Windows XP SP2 atau lebih.


2008: Adobe Photoshop CS4


Stonehenge adalah codename selanjutnya untuk Adobe Photoshop CS4 yang dirilis pada October 2008, untuk tampilan tidak jauh berbeda dari Photoshop sebelumnya, terlihat juga welcome splash masih sama hanya warna yang sedikit berbeda.
Fitur baru yang ditambahkan adalah: support Adobe Bridge CS4, support Windows Vista x64, Masks panel, Adjustments panel dan masih banyak lagi. Tampilan juga kembali diubah oleh Adobe seperti icon, Toolbar dan juga Workspace.

Adobe Photoshop CS3 
Adobe Photoshop CS3


2010: Adobe Photoshop CS5


Codename untuk Photoshop CS5 adalah White Rabbit yang dirilis pada April 2010. Perubahan yang dilakukan pada CS5 ini tidak banyak, diantaranya adalah tampilan icon, Welcome Splash, Toolbar dan Workspace. Sedangkan untuk fitur adalah: Mixer Brush, Automatic Lens Correction, Camera RAW grain control, support Mac OS X 64 bit.

Adobe Photoshop CS5
Adobe Photoshop CS5

2012: Adobe Photoshop CS6


Adobe Photoshop CS6Pada bulan Mei 2012 yang lalu, Adobe Photoshop kembali merilis Photoshop CS6 dengan Codename Superstition.
Tampilan hitam dark menjadi tema default pada Photoshop CS6 ini, namun anda tetap bisa merubah warnanya seperti warna abu-abu pada versi-versi sebelumnya. Banyak sekali kelebihan Photohsop CS6 ini, diantaranya Blur Gallery, Adobe Camera RAW 7, didukung oleh Adobe Mercury Graphics Engine, New Crop Tool, Auto-Recovery. 
Adobe Photoshop CS6



Sumber:
http://www.fotodovana.com/2013/03/inilah-perkembangan-photoshop-sejak.html#

Senin, 24 Oktober 2016

Nama             : Muhammad Taufiq Kurniawan
Kelas              : 3IA22
Mata Kuliah   : Desain Pemodelan Grafik
Nama Dosen  : Syefani Rahma Deski



Perkembangan Desain Grafis diberbagai Media
Sejarah awal : Pelacakan perjalanan sejarah desain grafis dapat ditelusuri dari jejak peninggalan manusia dalam bentuk lambang-lambang grafis (sign & simbol) yang berwujud gambar (pictograf) atau tulisan (ideograf). Gambar mendahului tulisan karena gambar dianggap lebih bersifat langsung dan ekspresif, dengan dasar acuan alam (flora, fauna,landscape dan lain-lain). Tulisan/ aksara merupakan hasil konversi gambar, bentuk dan tata aturan komunikasinya lebih kompleks dibandingkan gambar. Belum ada yang tahu pasti sejak kapan manusia memulai menggunakan gambar sebagai media komunikasi. Manusia primitif sudah menggunakan coretan gambar di dinding gua untuk kegiatan berburu binatang. Contohnya seperti yang ditemukan di dinding gua Lascaux, Perancis.


Era Cetak : Desain grafis berkembang pesat seiring dengan perkembangan sejarah peradaban manusia saat ditemukan tulisan dan mesin cetak. Pada tahun 1447, Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan dengan model tekanan menyerupai disain yang digunakan di Rhineland, Jerman, untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa.

Tahun 1450 Guterberg bekerjasama dengan pedagang dan pemodal Johannes Fust, dibantu oleh Peter Schoffer ia mencetak “Latin Bible” atau disebut “Guterberg Bible”, “Mararin Bible” atau “42 line Bible” yang diselesaikanya pada tahun 1456. Temuan Gutenberg tersebut telah mendukung perkembangan seni ilustrasi di Jerman terutama untuk hiasan buku. Pada masa itu juga berkembang corak huruf (tipografi). Ilustrasi pada masa itu cenderung realis dan tidak banyak icon. Seniman besarnya antara lain Lucas Cranach dengan karyanya “Where of Babilon”.
Pada perkembangan berikutnya, Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Berbeda dengan mesin cetak Guterberg yang memanfaatkan teknik cetak tinggi, teknik cetak lithografi menggunakan teknik cetak datar yang memanfaatkan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Nama lithografi tersebut dari master cetak yang menggunakan media batu litho. Teknik ini memungkinkan untuk melakukan penggambaran secara lebih leluasa dalam bentuk blok-blok serta ukuran besar, juga memungkinkan dilakukannya pemisahan warna. Sehingga masa ini mendukung pesatnya perkembangan seni poster. Masa keemasan ini disebu-sebut sebagai “The Golden Age of The Poster”.
Tokoh-tokoh seni poster tehnik lithogafi (1836-1893) antara lain Jules Cheret dengan karya besarnya “Eldorado: Penari Riang” (1898), “La Loie Fuller: Penari Fuller” (1897), “Quinquina Dubonnet” (1896), “Enu des Sirenes” (1899). Tokoh-tokoh lainya antara lain Henri de Toulouse Lautrec dan Eugene Grasset.

Desain grafis mengalami perkembangan pesat setelah ditemukannya tulisan dan mesin cetak. Kejayaan kerajaan Romawi di abad pertama telah membawa peradaban baru dalam sejarah peradaban Barat dengan diadaptasikannya kesusasteraan, kesenian, agama, serta alfabet latin yang dibawa dari Yunani.

Pada saat ini adanya mesin cetak dan komputer juga merupakan dua hal yang secara signifikan mempercepat perkembangan penggunaan seni desain grafis hingga akhirnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain. Koran, majalah, tabloid, website yang sehari-hari kita lihat adalah produk desain grafis. Bahkan animasi Spongebob Squarepants walaupun lebih dikenal dengan sebutan kartun yang sering kita tonton di televisi merupakan bagian dari produk desain grafis juga.


Pengaruh Kebudayaan dan Teknologi dalam Membuat Design Pemodelan Grafis
     Keberadaan desain pemodelan grafis sangatlah dipengaruhi oleh budaya dan teknologi yang berkembang di masyarakat. Salah satunya adalah ide, banyak sekali ide yang dihasilkan untuk desain grafis berasal dari budaya yang ada di lingkungan sekitar. Tak sedikit pula budaya Indonesia digunakan sebagai desain grafis, contohnya adalah kerajinan kain daerah seperti batik dan tenun, keramik, gerabah, dan masih banyak lainnya.
     Kerajinan tradisional daerah merupakan warisan turun-temurun dari nenek moyang yang sangat indah untuk dijadikan sumber pemikiran kreatif dalam melakukan pembuatan desain grafis. Dengan semakin berkembangnya teknologi, maka semakin mudah bagi generasi muda saat ini untuk menciptakan karya desain grafis dengan waktu yang relatif singkat dan banyak desain yang akan dihasilkan, sehingga akan lebih efisien dalam waktu dan segalanya.
     Pengaruh lain dari budaya dan teknologi dalam desain pemodelan grafis adalah periklanan. Pemilih iklan harus mengetahui peran yang dimainkan oleh budaya, subbudaya, dan kelas sosial pembeli. Budaya adalah penyebab paling mendasar dari keinginan dan perilaku seseorang. Budaya merupakan kumpulan nilai-nilai dasar, persepsi, keinginan, dan perilaku yang dipelajari oleh seseorang anggota masyarakat dari keluarga dan lembaga penting lainnya.
     Setiap budaya terdiri dari subbudaya lainnya yang lebih kecil dan memberikan indentifikasi dan sosialisasi yang lebih spesifik untuk para anggotanya. Subbudaya dapat dibedakan menjadi kelompok nasionalisme, kelompok keagamaan, kelompok ras, dan area geografis. Sehingga subbudaya membentuk segmen pasar yang penting dan pemasar sering kali diharuskan merancang produk dan program pemasaran yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Bidang Studi yang Berkaitan dengan Desain Pemodelan Grafis

·         Psikologi
     Perilaku dan kognitif dikonsentrasikan dengan pemahaman perilaku manusia, persepsi, proses kognitif, dan keahlian mengontrol motorik. Uuntuk mengajukan model proses tersebut yang dapat memberikan pengetahuan yang bermanfaat ke dalam metode pencocokan mesin terhadap pengguanaan manusia, pengalaman psikologi menyediakan teknik evaluasi formal untuk mengukur kinerja objektif dan opini subjektif dari sistem manusia dan komputer.

·         Ergonomi
     Ergonomi dikonsentrasikan lebih pada aspek fisik dari pencocokan mesin ke manusia, serta didukung suatu data antropometrik yang menyediakan pedoman dalam desain tempat kerja dan lingkungannya, papan ketik komputer, dan layar monitor dengan aspek fisik dari alat-alat antarmuka antara manusia dan mesin.

·         Sosiologi
     Sosiologi dalam konteks ini dikonsentrasikan dengan studi dari pengaruh sistem manusia dengan komputer pada struktur lingkungannya.

·         Antropologi
Antropologi (Ilmu Manusia) dikonsentrasikan dengan studi dari interaksi manusia dengan komputer. Dimana interaksi ini dipengaruhi oleh teknologi yang ada, contohnya pada kantor. Antropologi dapat menyediakan pengetahuan yang bernilai ke dalam aktifitas seperti, interaksi tim dengan sistem komputer. Contohnya tim kerja desain, kelompok penulis, dan lain-lain.

·         Ilmu Bahasa
     Komunikasi manusia dengan komputer secara definisi melibatkan penggunaan dari berbagai jenis bahasa, apakah bahasa itu merupakan “bahasa alami”, suatu bahasa barbasis perintah tunggal, berbasis menu, pengisian formulir, atau suatu bahasa grafis. Ilmu bahasa adalah pelajaran mengenai bahasa dan aspek seperti halnya bahasa komputasi dan bahasa teori formal menimpa formalitas ilmu komputer, serta digunakan secara luas dalam spesifikasi formal dari dialog-dialog manusia dengan komputer. Teori komunikasi matematis, seperti halnya Usaha (Shannon, 1948) dan“Prinsip Usaha Manusia Terakhir”  (Zipf, 1949), juga menjadi jembatan antara ilmu bahasa, ilmu komputer, dan teknik elektronika.

Manfaat Desain Pemodelan Grafis
·         Budaya
Desain pemodelan grafis dalam hal hal budaya dapat diliat pada pahatan batu-batu candi di Indonesia, tenun, dan desain gambar pada batik.
Pada pahatan batu-batu candi, biasanya terdapat gambar-gambar mengenai kehidupan manusia pada masa lalu atau kisah mengenai sejarah candi tersebut. Sedangkan untuk batik, gambar yang disediakan berasal dari binatang, tanaman, bahkan hingga bentuk manusia, awan, relief, dan logo tim sepak bola. Jadi, dapat disimpulkan bahwa desain pemodelan grafis pada bidang budaya berguna untuk menggambarkan sejarah dan nilai seni dalam budaya tersebut.

·         Pendidikan
Grafik komputer pada pendidikan digunakan untuk mempresentasikan objek-objek pada siswa secara nyata, dapat melalui power point ataupun software lainnya. Dengan penggunakan bentuk objek ini diharapkan siswa lebih nyata dalam menerima semua materi yang telah diajarkan, tidak hanya teori saja tetapi dapat pula melihat bentuk dan simulasinya. Bentuk ini dapat berupa penggambaran bidang, ruang, grafik, gambar kerangka manusia, susunan tubuh manusia, dan sebagainya.

·         Hiburan
Tidak memungkiri pada sekarang ini semua acara hiburan di televisi banyak menggunakan grafik komputer. Mulai dari film kartun, iklan, sampai sinetron sekalipun sudah di selipi oleh grafik komputer. Grafik komputer disini berupa efek animasi yang dapat membuat film semakin menarik.

·         Perancangan
Pada bidang ini grafik komputer digunakan untuk membuat berbagai desain dan model objek yang akan dibuat. Misalnya digunakan untuk mendesain suatu arsitektur bangunan, desain kendaraan, dan lainnya. Menggunakan software desain grafis seperti auto cad semuanya akan berlangsung secara mudah dan lebih spesifik dalam perancangan yang akan dibuat. Memperkecil tinggkat kesalahan sehingga akan menhasilkan suatu model yang sama seperti aslinya.

·         Teknologi
Desain grafis, seperti disiplin ilmu lainnya, terkait dengan teknologi di berbagai tingkatan. Teknologi mempengaruhi bagaimana desain yang diproduksi dan juga mempengaruhi perkembangan dalam gaya, seni, dan masyarakat secara keseluruhan, yang pada gilirannya tercermin dalam bentuk desain. Teknologi juga menawarkan desainer berbagai media untuk proyek-proyek mereka.

Desain Pemodelan Grafis dalam Segi Interaksi Manusia dan Komputer
Kemampuan estetika dari desain grafis dan tipografi adalah peningkatan yang penting terhadap desain sistem manusia-komputer sebagai pengguna antarmuka menjadi lebih fleksibel dan powerfull. Bagaimanapun, hal ini belum dapat diklaim untuk menjadi media baru yang tekstual dan penampilan grafik yang diunggulkan. Jelasnya, tidak ada individu dapat diharapkan mempunyai pelatihan formal di semua bidang tersebut, walaupun permintaan cukup tinggi untuk orang dengan latar belakang multidisipliner, gabungan kemampuan sistem komputer dengan beberapa keahlian ilmu manusia.

Suatu alternatif yang lebih realistis adalah untuk menuju ke suatu kesadaran akan tingkat pemahaman menyeluruh dari subjek bidang-bidang yang relevan, mungkin dikombinasikan dengan ilmu yang khusus dalam satu bidang atau lebih. Tingkat kesadaran dari ilmu pengetahuan adalah esensi khusus untuk insinyur dan ilmuwan komputer, yang secara mendasar diharapkan mendesain antarmuka pengguna-sistem sebagai bagian dari sistem proses desain secara menyeluruh.

Interaksi computer dengan manusia atau dengan bahasa inggris dikenal dengan “human-computer interaction / HCI” merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara computer dengan manusia yang meliputi perancangan, evaluasi, dan juga implementasi antar muka pengguna computer agar mudah digunakan oleh manusia.

Ilmu ini berusaha untuk menemukan cara yang paling efektif untuk dapat merancang pesan secara elektronik, sedangkan interaksi manusia da computer sendiri merupakan serangkaian proses, dialog dan kegiatan yang dilakukan oleh manusia untuk berinteraksi dengan computer yang keduanya saling memberikan masukan dan umpan balik melewati sebuah antar muka untuk mendapatkan hasil akhir yang diharapkan.

Tujuan dari interaksi ini adalah agar memudahkan manusia dalam melakukan pengoperasian terhadap computer dan memperoleh beberapa umpan balik yang mereka perlukan selama mereka bekerja menggunakan computer dan juga mengharapkan agar system computer yang dirancangnya dapat bersifat akrab dan ramah dengan penggunanya (user friendly. Kita membutuhkan interaksi tersebut agar kita bisa lebih cepat untuk menyelesaikan suatu pekerjaan serta membuat waktu dalam prosesnya menjadi lebih cepat dan juga itu akan mempengaruhi biaya yang akan dikeluarkan.

Interaksi bisa dikatakan dialog antara user dengan komputer.
Model atau jenis interaksi, antara lain :
1. Command line interface (perintah baris tunggal)
contoh : unix, linux, dos
2. Menu (menu datar dan menu tarik)
contoh : hampir semua software menggunakan menu
3. Natural language (bahasa alami)
contoh : bahasa pemrograman terstruktur (belum objek)
4. Question/answer and query dialogue
contoh : mysql, dbase interaktif, dll
5. Form-fills and spreadsheets
contoh : excel, lotus, dll
6. WIMP
- Windows Icon Menu Pointer
- Windows Icon Mouse Pulldown Menu
yang termasuk komponen WIMP : button, dialogue boxes, pallettes, dll

Ilmu-ilmu yang berkaitan dengan IMK (Interaksi Manusia & Komputer)
1. Teknik elektronika & ilmu komputer =memberikan kerangka kerja untuk dapat merancang sistem HCI
2. Psikologi
memahami sifat & kebiasaan, persepsi & pengolahan kognitif, ketrampilan motorik pengguna
3. Perancangan grafis dan tipografi
sebuah gambar dapat bermakna sama dengan seribu kata. Gambar dapat digunakan sebagai sarana dialog cukup efektif antara manusia & komputer
4. Ergonomik
berhubungan dengan aspek fisik untuk mendapatkan lingkungan kerja yang nyaman, misal : bentuk meja & kursi kerja, layar tampilan, bentuk keyboard, posisi duduk, pengaturan lampu, kebersihan tempat kerja
5. Antropologi
ilmu pengetahuan tentang manusia, memberi suatu pandangan tentang cara kerja berkelompok yang masing – masing anggotanya dapat memberikan konstribusi sesuai dengan bidangnya
6. Linguistik
merupakan cabang ilmu yang mempelajari tentang bahasa. Untuk melakukan dialog diperlukan sarana komunikasi yang memadai berupa suatu bahasa khusus, misal bahasa grafis, bahasa alami, bahasa menu, bahasa perintah
7. Sosiologi
studi tentang pengaruh sistem manusia-komputer dalam struktur sosial, misal adanya PHK karena adanya otomasi kantor.


Sumber:



Selasa, 11 Oktober 2016

Judul                     : Aplikasi Desain Grafik
Nama                    : Muhammad Taufiq Kurniawan
Kelas                    : 3IA22
Mata Kuliah          : Desain Pemodelan Grafik
Nama Dosen        : Syefani Rahma Deski



Apa Itu Sony Vegas Pro?

Sony vegas pro adalah perangkat lunak untuk editing video dan audio yang awalnya software ini dirilis oleh Sonic Foundry, tetapi sekarang diambil alih oleh Sony Creative Software. Mungkin perangkat ini tidak begitu terkenal dibandingkan dengan Adobe Primer atau Adobe After Effect. Yang mana software editing video dari Adobe ini memiliki banyak plug-in dan fitur-fitur yang sangat menarik.

Sony vegas pro merupakan sistem editing video yang bersifat non-linear (NLE). Editing non-linear adalah metode memungkinkan kamu untuk mengatur setiap frame didalam bentuk klip video digital dengan mudah. Kamu bisa bebas untuk mengakses frame apapun didalam editing non-linear ini. Banyak sekali kemudahan yang diberikan pengguna software NLE ini. Daripada pada perangkat yang bersifat linear yang mungkin akan sulit digunakan.

Software ini sangat mudah digunakan untuk para editor film. Semuanya akan menjadi lebih ringan dan pekerjaan tak akan terasa berat. Contohnya saja fitur yang diberikan sony vegas pro adalah multi track. Jadi kamu bisa mengatur sesuka hati kamu untuk memposisikan atau menempatkan klip video dan audio kamu.

Bukan hanya itu saja, Kamu juga bisa membuat video berkapasitas HD dengan fitur-fitur yang sangat prefesional. Perangkat lunak ini didukung dengan fitur seperti effect, transisi, keyframe, penzoom, sehingga kamu bisa menggerakan gambar dengan mudah diatas film yang sedang diputar. Kamu juga bisa menampilkan film dalam satu track yang bersamaan.

Software ini juga bisa mengedit audio dengan sangat mudah. Dengan menambahkan efek-efek suara, proses cutting, atau pun compositing yang begitu prefesional.  Kamu bisa mengatur karakteristik suara yang kamu inginkan dengan begitu fleksibel dan begitu canggih.

Dia juga bisa membuat efek video dengan efek tiga dimensi (3D), vegas juga bisa membuat membuat efek video menjadi 5.1 surround. Ada juga fasilitas network rendering yang bisa digunakan untuk membuat video dengan animasi dan efek yang begitu banyak. Jadi kamu bisa membaut sebuah video dengan skala yang besar.

Sony vegas pro pertama kali dirilis pada september 2007, banyak sekali produk-produk yang sudah diterbitkan. Dari pertama kali yaitu sony vegas pro 0.7 lanjut ke versi 0.8 lalu 0.9, 10, 11, 12, Sampai versi yang terbaru yaitu sony vegas pro 13 yang banyak konfigurasi baru. Seperti mampu merekam suara berkualitas tinggi, mempercepat proses video, membuat video HD, dll.

Untuk harga dari sony vegas pro ini cukup mahal. Sony vegas pro 13 saja sudah US$ 599.95 kalau dijadikan rupiah bisa mencapai sekitar 8 juta-an. Mungkin sangat mahal tetapi kamu tidak akan rugi karena fitur-fitur yang sudah sangat canggih.

File hasil editing dari sony vegas pro ini akan membuat format *.veg. Kamu tidak perlu membutuhkan PC dengan spesifikasi tinggi untuk menjalankan perangkat lunak yang satu ini. Software video editor sony vegas pro ini sangatlah ringan dibandingkan dengan Adobe Primer. Berikut spesifikasi yang dibutuhkan sony vegas pro.

Minimum System Requirements :

·                     Sistem operasi windows ® 7, 8, atau 8.1; 64-bit untuk versi 12 sampai 13. Untuk 32-bit hanya bisa sampai versi sony vegas pro 11 saja.
·                     Prosesor 2 Ghz (multicore atau multiprosesor CPU direkomendasikan untuk HD atau 3D stereoscopic; 8 cores dianjurkan untuk 4K).
·                     500 MB ruang hard-disk untuk instalasi Program.
·                     SSD atau kecepatan tinggi multi-disk RAID untuk 4K Media.
·                     4 GB RAM (8 GB direkomendasikan; 16 GB direkomendasikan untuk 4K).
·                     OHCI kompatibel kartu IEEE-1394DV (untuk DV dan HDV menangkap dan mencetak rekaman).
·                     Koneksi USB 2.0 (untuk mengimpor dari AVCHD, XDCAM EX, handycam NXCAM, atau DVD).
·                     Didukung NVIDIA, AMD / ATI, atau Intel GPU dengan setidaknya 512 MB memori (untuk GPU mempercepat AVC rendering dan pemrosesan video; 1 GB direkomendasikan untuk 4K).
·                     Windows-compatible sound card.
·                     DVD-ROM drive (untuk instalasi dari DVD saja).
·                     Didukung CD-recordable drive (untuk membakar CD saja).
·                     Didukung DVD-recordable drive (hanya untuk membakar DVD ).
·                     Didukung BD-R / -RE drive (untuk Blu-ray Disc ™ hanya membakar ).
·                     GPU mempercepat pemrosesan video dan rendering membutuhkan suatu OpenCL ™ yang didukung NVIDIA ®, AMD / ATI ™, atau Intel ® GPU dengan memori 512MB; 1GB untuk 4K.
·                     Microsoft. NET Framework 4.0
·                     Apel ® QuickTime ® 7.1.6 atau yang lebih baru untuk membaca file QuickTime.

Kelebihan dari Sony Vegas Pro
Karena efek yang ada dari Sony Vegas Pro dilakukan realtime, disarankan perangkat lumayan baik agar tampilan efek dapat langsung terlihat pada mini monitor. Pada test untuk software Sony Vegas Pro dengan 3GHz Core 2 Duo dan 3GB memory. Untuk mengedit video sudah cukup memadai. Kecuali ketika rendering pada fase final untuk membuat master video yang telah diedit memang diperlukan waktu. Ketika proses editing, software begitu cepat tanpa membuang waktu loading gambar. Bahkan efek pada video yang ingin ditampilkan dapat langsung diproses dengan realtime.
Dibawah ini beberapa kemudahan dari kelebihan Sony Vegas Pro
1.    Memiliki interface program sangat dinamis, memudahkan operator mengedit video tanpa membuang waktu mencari plug-in yang ada.
2.    Kecepatan preview Sony Vegas Pro sangat cepat dan realtime. Operator cukup melihat pada tampilan layar mini untuk melihat efek yang disisipkan.
3.    Beberapa plug-in yang ada sudah cukup memadai khususnya bagi visual efek gambar video. Bahkan lebih mudah digunakan dibanding software sejenis yang memerlukan plug-in tambahan.
4.    Fasilitas Drag and Drop sangat mempercepat kinerja operator dalam mengedit video.
5.    Posisi audio atau video sangat mudah disesuaikan, sesuai waktu frame sebuah video. Misalnya operator ingin.
6.    Sony Vegas Pro dapat memanfaatkan keceaptan dari multi core procesor ketika fase final dalam pembuatan video



Kesimpulan

Sony Vegas Pro ini sudah lebih dari cukup untuk mengedit video. Didalamnya banyak terdapat plugin yang telah tersedia dan siap untuk digunakan. Penggunannya pun cukup mudah dimengerti, tidak perlu melakukan hal yang rumit. Sony Vegas Pro ini bahkan bisa dijalankan pada spesifikasi komputer yang tidak terlalu tinggi. Sangat cocok untuk pemula, walaupun dibandingkan dengan kompetitor yang lain mungkin dari segi tampilan Sony Vegas ini kurang menarik. Namun untuk fitur yang tersedia, tidak kalah dengan aplikasi software editing yang lain.



Referensi:
https://perpustakaanvikko.blogspot.co.id/2015/05/apakah-itu-sony-vegas-pro.html

Know us

Contact us

Nama

Email *

Pesan *